Oct 23, 2018

Sedang Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat dan Sesuai? Ikuti Tipsnya!

Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat

Anda barangkali sudah sering mendengar bahwa kesehatan adalah sala satu aset yang paling berharga, bahkan sampai tak ternilai karena begitu mahalnya. Pendapat itu tidak mengherankan, mengingat bahwa kita tidak bisa bebas melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja, jika sedang memiliki masalah kesehatan. Karena alasan itulah mengapa banyak orang yang merekomendasikan asuransi kesehatan, terutama karena masalah kesehatan bisa jadi datang secara tiba-tiba. Dan karena biaya pengobatan bisa jadi membebani keuangan Anda dan keluarga, membeli asuransi bisa membantu meringankan Anda berkat premi atau iuran yang Anda bayarkan untuk diklaim ketika dibutuhkan.

Nah, jika Anda sedang mempertimbangkan keputusan untuk membeli asuransi kesehatan, silahkan ikuti tips-tips berikut ini agar tidak salah pilih. Selamat membaca!

Ajukan Asuransi Ketika Anda Masih Sehat

Sampai sekarang, Anda mungkin masih sering mendengar orang-orang yang masih merasa enggan untuk membeli atau mengajukan asuransi kesehatan karena merasa masih sehat. Padahal, justru karena masih sehat, segera ajukan asuransi agar tidak repot di masa depan. Hal ini dikarenakan adanya sebuah ketentuan atau syarat di dalam pengajuan asuransi kesehatan yang bernama “pre-existing condition”.

Artinya, perusahaan asuransi tidak akan menanggung penyakit yang sudah terlanjur diderita. Jadi, garis besarnya adalah perusahaan asuransi hanya bersedia menanggung penyakit yang baru diderita setelah klien memiliki asuransi. Hal ini dikarenakan kemungkinan biaya rumah sakit yang lebih mahal jika dibandingkan dengan premis polis apabila kondisi seperti itu tetap ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Karena itu, ajukan asuransi sekarang juga selama Anda masih sehat. Sebab, semakin sehat Anda, semakin besar kemungkinan disetujuinya permohonan asuransi kesehatan yang diajukan.

Cermati Persyaratan Rawat Inap

Ada kesalahan lain yang sering dilakukan, yaitu pemikiran bahwa pengajuan klaim asuransi bisa dilakukan kapanpun saat sedang opname. Padahal, ada beberapa persyaratan dari perusahaan asuransi yang harus dipenuhi untuk pengajuan klaim terkait aturan rawat inap. Persyaratan tersebut termasuk poin bahwa pasien dirawat inap hanya di rumah sakit, bukan klinik maupun puskesmas, dan berapa lama pasien dirawat inap. Karena itulah penting bagi Anda untuk selalu mencermati persyaratan yang dimiliki masing-masing perusahaan asuransi kesehatan sebelum menentukan pilihan.

Untuk yang Sudah Berkeluarga, Bisa Pilih Satu Polis untuk Keluarga Anda

Anda yang sudah berkeluarga barangkali sedang mempertimbangkan untuk membeli satu polis untuk masing-masing anggota keluarga, atau membeli satu polis langsung untuk satu keluarga. Keduanya tentu berbeda, termasuk dari segi harga. Pada dasarnya, harga satu polis untuk beberapa anggota keluarga langsung lebih murah jika dibandingkan dengan satu polis untuk masing-masing anggota keluarga.

Ajukan Asuransi Sesegera Mungkin, Lebih Muda Lebih Baik

Idealnya, semakin bertambahnya usia, maka risiko seseorang menderita penyakit juga semakin tinggi. Berdasarkan pertimbangan itulah harga premi asuransi akan menjadi lebih mahal jika klien yang mengajukan asuransi berusia lebih tua. Karena itulah, mumpung Anda masih sehat dan muda, sangat dianjurkan untuk segera mengajukan asuransi dengan pertimbangan harga premi yang lebih terjangkau.

Punya Layanan Pembayaran Non-Tunai yang Praktis

Agar nanti tidak repot ketika menyelesaikan tagihan perawatan di rumah sakit, pilihlah asuransi yang menawarkan layanan pembayaran secara non-tunai alias cashless. Dengan demikian, Anda hanya perlu menggesek kartu asuransi ketika membayar tagihan. Hal ini pun mempermudah proses penggantian klaim karena Anda tidak perlu mengajukan penggantian klaim ke perusahaan asuransi kesehatan Anda.

Meski demikian, perhatikan bahwa layanan ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang memang sudah bekerjasama dengan perusahaan asuransi Anda karena adanya mesin khusus yang diperlukan untuk menggesek kartu asuransi saat pembayaran tagihan nantinya.

Pilih Plafon dan Premi yang Memang Sesuai Kebutuhan Serta Kemampuan

Jangan hanya sekadar memilih asuransi yang paling murah atau skema paling rendah hanya karena Anda tidak mau bayar premi lebih. Justru pertimbangkan kebutuhan Anda juga dalam memilih asuransi untuk menentukan uang tanggungan yang dibutuhkan. Jika Anda sekadar memilih asuransi yang paling murah, besar kemungkinan Anda masih perlu mengeluarkan uang lagi karena ada beberapa hal yang tidak ditanggung oleh asuransi Anda. Tentunya Anda bisa berkonsultasi lebih dulu dalam menentukan mana plafon dan premi yang memang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan Anda secara finansial.

Paling Baik Menghindari Asuransi Kesehatan Lewat Telepon

Memang hal yang lumrah bagi agen asuransi untuk menawarkan produk asuransi lewat telepon atau media telemarketing. Biasanya hal ini dikarenakan perusahaan asuransi tersebut juga bekerjasama dengan bank yang menerbitkan kartu kredit Anda. Meski demikian, ingatlah bahwa asuransi kesehatan merupakan produk yang relatif kompleks sehingga jaga diri agar Anda tidak mudah terbujuk dan langsung membuat keputusan. Ambil waktu sejenak untuk merenungkan, menganalisis, dan melakukan riset tentang produk asuransi yang ditawarkan, termasuk produk asuransi lain yang barangkali lebih menguntungkan bagi Anda. Sebab, biar bagaimanapun ada keterbatasan, termasuk keterbatasan waktu dan informasi yang ada, di dalam telemarketing. Jika Anda memang tertarik dengan penawaran yang Anda terima, mintalah nomor kontak agar Anda bisa menghubungi agen tersebut di kemudian hari.

Pilih Asuransi Kesehatan Murni

Ini merupakan salah satu solusi bagi Anda yang punya dana terbatas untuk pilihan produk asuransi yang bisa dibeli. Daripada memilih asuransi jiwa unit-link, pilih saja asuransi kesehatan murni. Sebab unit-link akan membagi premi untuk asuransi jiwa dan investasi terlebih dahulu, baru asuransi kesehatan sehingga porsinya lebih kecil untuk asuransi kesehatan. Akibatnya, Anda perlu bayar lebih mahal untuk plafon yang lebih tinggi, dan belum termasuk potongan biaya unit-link yang akan semakin mengurangi premi kesehatan. Hal ini tentu berbeda dengan asuransi kesehatan murni, di mana premi diperuntukkan hanya untuk menanggung biaya kesehatan.

Itulah beberapa tips yang semoga dapat membantu Anda memilih produk asuransi kesehatan terbaik dan sesuai dengan kebutuhan maupun kemampuan Anda. Semoga bermanfaat!


EmoticonEmoticon