Nov 22, 2018

Inovasi di Bidang Kesehatan Oleh Anak Bangsa

Alat alat kesehatan di Indonesia masih didominasi oleh produk produk impor. Jika ditelusuri ternyata ada juga orang Indonesia yang mampu memberikan kontribusi dalam hal Inovasi di Bidang Kesehatan. Berikut ini adalah daftarnya, selamat membaca.

Inovasi di Bidang Kesehatan

1. Portable Wireless Monitor

Portable Wireless Monitor adalah inovasi hasil karya dokter Soni Sunarso Sulistiawan, yang merupakan dokter muda di rumah sakit Budi Utomo Surabaya. Alat miliknya ini adalah alat yang mampu meningkatkan keamanan dalam memonitor pasien. Alat ini mampu memonitor dari jarak jauh dengan sistem nirkabel mulai dari ambulan atau pasien yang masih dalam proses X-Ray.

Tanda tanda vital dari pasien sangat perlu untuk selalu dimonitor, namun dalam proses ini bisa jadi malah membahayakan para tenaga medis. Misalnya saja untuk memonitor prosedur CT-Scan petugas rumah sakit bisa terpapar radiasi berbahaya jika harus memonitor dalam jarak dekat.

Portable Wireless Monitor adalah solusi atas hal tersebut, dokter Soni sebagai sang pencipta mengharapkan agar alat tersebut dapat dikembangkan dengan lebih baik lagi sehingga dapat bermanfaat dan diproduksi secara massal.

2. Rapid Test DM

Rapid Test DM adalah inovasi hasil karya seorang Profesor dan dokter dari Universitas Brawijaya Malang yang bernama Aulanni’am. Sang Profesor mengatakan bahwa alat ini berguna untuk mendeteksi penyakit Diabetes Melitus tipe 1 dan juga Diabetes Melitus tipe 1,5. Alat ini merupakan sebuah alat atau kit sederhana yang mampu mendeteksi penyakit diabetes mulai dari bayi, anak anak hingga orang dewasa dengan serum darah sebanyak 20 mikroliter, dan sudah bisa diketahui hasilnya.

Alat ini bahkan sudah mendapatkan sertifikat dari laboratorium dan telah diuji pakai di Asia Timur Tengah dan Afrika. Berdasarkan hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa alat ini mempunyai spesifisitas sebesar sekitar 91 persen dan menandakan bahwa itu adalah hal yang baik. Rencananya alat ini akan diproduksi secara massal namun sang Profesor dokter Aunlanni’am mengatakan bahwa untuk memproduksinya memerlukan standar laboratorium yang memadai.

3. Sistem Informasi Pemetaan Profil Lingkungan

Sistem Informasi Pemetaan Profil Lingkungan adalah inovasi kesehatan dalam hal ICT kesehatan. Karya ini adalah karya yang diciptakan oleh dokter Titin Hardiana. ICT ini adalah sistem yang dapat digunakan oleh pasien melalui ponsel pintar mereka seperti Android. Pasien dapat mengunduhnya terlebih dahulu di playstore, dan dengan alat ini pasien dapat dipantau kesehatannya oleh petugas medis puskesmas dengan cara mengupdate kondisi kesehatan mereka secara rutin dan berkala. Pihak Puskesmas juga dapat mengontrol pasien dari jarak jauh, dan mendapatkan informasi yang terkini mengenai kondisi kesehatan masyarakat di sekitar Puskesmas.

Salah satu pengembangan tahap lanjut adalah pihak Puskesmas mengembangakan sebuah aplikasi pengingat untuk penderita Tuberkulosis atau TB dengan cara memberikan pemantauan yang intens, dan mengingatkan untuk meminum obat secara tepat waktu. Hal ini dapat membuat penularan penyakit TB bisa tertekan, karena petugas medis tidak perlu selalu berada di dekat pasien untuk mengontrol pasien. Inovasi lainnya dari alat ini adalah dapat memungkinkan pasien untuk tidak perlu datang dan antri di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Silahkan baca juga: Gejala, Penyebab dan Pengobatan Penyakit Paru-paru

Pasien dapat dimungkinkan untuk melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi. Sistem yang dikembangkan dan diciptakan oleh dokter Titin ini mampu menjadi pemenang dalam ajang Indo HCF Innovation Awards tahun 2018 dalam kategori ICT kesehatan, yang merupakan ajang atau kompetisi untuk merangsang pertumbuhan perkembangan alat kesehatan oleh anak bangsa.

4. BCI

Alat kesehatan selanjutnya yang merupakan hasil kreasi anak bangsa adalah Brain Computer Interface atau bisa disingkat BCI. Hebatnya lagi alat ini adalah hasil inovasi mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Alat ini dirancang untuk membantu pasien yang menderita sakit stroke dalam bentuk pengendali robot untuk tangan.

Image https://en.wikipedia.org

Alat ini sebenarnya adalah pengembangan yang sudah ada sebelumnya pada dunia kesehatan yang merupakan sarana komunikasi untuk pasien yang menderita kelumpuhan total dan juga rehabilitasi. Bedanya alat yang dikembangkan oleh tiga mahasiswa ITB ini dibuat dengan lebih sederhana. Alat ini dapat membantu penderita stroke untuk mengirim sinyal perintah dari otak ke media lain seperti mesin atau komputer.

Berikut tadi adalah beberapa daftar Inovasi di Bidang Kesehatan oleh anak bangsa yang dapat segera diproduksi secara massal dan dapat bersaing di kancah Internasional.


EmoticonEmoticon