Nov 6, 2018

Tentang Imunisasi Campak dan Rubella

Tentang Imunisasi Campak dan Rubella

Belakangan ini bermunculan beberapa penyakit karena virus. Seperti virus influenza dan juga virus measles dan rubella. Rumor yang berkembang di masyarakat cukup simpang-siur mengenai imunisasi campak dan rubella sebagai penangkal virus measles-rubellaini.

Apa Itu Imunisasi dan Vaksin MR?


Imunisasi rubella adalah pemberian vaksin MR (Measles Rubella) untuk mencegah penyakit campak dan rubella pada bayi berusia 9 bulan hingga pada anak berusia 15 tahun. Pelaksanaan imunisasi MR ini sempat menjadi polemik yang tengah hangat dibahas sehubungan belum keluarnya sertifikat halal MUI.

Telah terjadi silang pendapat tentang persoalan vaksin yang terbuat dari kandungan minyak babi. MUI sendiri sudah mengeluarkan fatwa perihal vaksin yang berasal dari babi tersebut sebagai mubah. Dihukum mubah karena sifatnya yang darurat. Di dalam ilmu fiqh klasik dikenal istihalah atau berubahnya hokum dari suatu hal pada hal lainnya.

Istihalah dapat dijadikan sebagai penjelas kontroversi vaksin campak-rubella, meskipun pada akhirnya semua keputusan diserahkan kembali pada keputusan masing-masing pribadi dalam memandang hal tersebut.

Terlepas dari penundaan pemberian vaksin MR untuk menangkal virus measles-rubella, vaksin ini sebetulnya pengganti vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) yang sempat pernah ada sebelum vaksin MR. Vaksin MR merupakan generasi kedua dari vaksin MRR sebelumnya. Hal ini karena sebagai vaksin untuk penyakit gondongan kurang berfungsi, dengan tiadanya lagi ditemukan kasus penyakit gondongan. Sementara tujuan vaksin MR diberikan untuk mencegah munculnya penyakit yang dipicu virus campak dan rubella.

Manfaat Vaksin MR


Tujuan vaksin MR diberikan adalah untuk melindungi tubuh dari dua hal sekaligus, yakni penyakit campak (measles) dan campak Jerman (rubella). Kedua penyakit tersebut measles dan rubella menyerang terutama pada ibu hamil serta anak-anak. Bahkan pada ibu yang hamil muda, rubella bisa sebabkan keguguran pada janin yang dikandung.

Gejala yang mesti diwaspadai dari penyaki tcampak (measles) dan campak Jerman (rubella) adalah munculnya bintik-bintik merah pada kulit, beserta demam ringan. Campak-rubella tersebut tidak bias diobati namun hanya dapat dicegah kemunculannya dengan pemberian vaksin MR.

Baca juga: Memilih Asuransi yang Tapat dan Sesuai untuk Keluarga

Perawatan setelah Imunisasi MR


Sebelum pelaksanaan imunisasi campak-rubella pada anak-anak biasanya di ingatkan untuk sarapan terlebih dahulu. Setidaknya perut tidak kosong. Perawatan yang perlu dilakukan setelah dilakukan imunisasi MR tersebut tidaklah serumit imunisasi-imunisasi pendahuluan seperti imunisasi BCG misalnya.

Anak yang telah di imunisasi dengan imunisasi MR disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang berlebihan atau jangan sampai terlalu lelah. Kemudian untuk sementara waktu setidaknya 1 x 24 jam tidak mengonsumsi telur dan air es atau minuman yang dingin-dingin terlebih dahulu.

Meski tidak menimbulkan efek demam, tapi setidaknya tidak masalah untuk berjaga-jaga dengan menyediakan obat anti nyeri atau penurun panas.


EmoticonEmoticon